BPS Luwu Gelar Sosialisasi SP 2013

Bupati Luwu, Mudzakkar.

Bupati Luwu, Mudzakkar.

Luwu, SulSel–Bertempat di ruang pola Andi Kambo kantor Bupati Luwu, Rabu (27/3) kemarin, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Luwu melaksanakan sosialisasi pelaksanaan Sensus Pertanian 2013 yang dibuka langsung Bupati Luwu HA Mudzakkar. Acara ini juga dihadiri para camat, dan seluruh kepala desa se-Kabupaten Luwu.

Dalam sosialisasi tersebut HA Mudzakkar menekankan para aparat camat dan kepala desa se-Kabupaten Luwu untuk memberikan data yang akurat kepada para petugas sensus pertanian.

“Saya mengajak para aparat pemerintah, baik camat dan kepala desa untuk membantu petugas sensus pertanian yang turun mengambil data dalam rangka sensus pertanian tahun 2013 yang dilaksanakan satu kali dalam 10 tahun ini. Berilah data yang akurat dan sesuai fakta dilapangan dan jangan disembunyikan, karena data ini akan menjadi pondasi untuk meletakkan kebijakan pembangunan oleh pemerintah yang betul-betul bisa beripihak ke rakyat khususnya para petani,” tutur Cakka.

Cakka menuturkan, ketidakpastian data yang diberikan petugas sensus pertanian akan berdampak pada desa itu sendir. Untuk itu diharapkan semua aparat memberikan data yang sejelas-jelasnya. “Saya punya pengalaman di lapangan, ada salah satu desa yang melaporkan kondisi areal persawahan tidak sesuai data, dan saya heran saat dibangun irigasi ternyata air yang masuk tidak pernah cukup. Setelah ditelusuri, ternyata data areal persawahan tidak sesuai fakta di lapangan karena takut dikenakan pajak bumi. Pengalaman seperti ini tidak boleh terjadi lagi,” tutur Cakka.

Kepala BPS Luwu, Hasimi S.Sos, mengatakan, Sensus Pertanian ini dilakukan gratis tanpa dipungut biaya, dan tujuan dilakukan sosialisasi ini agar seluruh stakeholder mengetahui persis apa manfaat dari sensus pertanian yang dilaksankan mulai tanggal 1 hingga 31 Mei 2013 nanti. “Dalam kegiatan sensus ini kita akan data semua subsektor, diantaranya tanaman pangan, tanaman hortikultura, tanaman perkebunan, peternakan, perikanan dan kehutanan. Menyiapkan data itu mahal, namun akan lebih mahal jika membangun tanpa data,” tutur Hasimi, seraya menambahkan dalam pelaksanaannya Sensus Pertanian yang keenamkalinya ini untuk wilayah kabupaten Luwu akan melibatkan 456 orang petugas lapangan dimana para petugas ini warga masyrakat yang mengetahui persis kondisi wilayahnya masing-masing.(@)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s