Cakka : Jangan Suka Klaim Kerja Orang

Kedatangan Cakka disambut  warga Sampeang, Bajo

Kedatangan Cakka disambut warga Sampeang, Bajo

Luwu,SulSel–Bupati Luwu, H A Mudzakkar rupanya mulai gerah dengan klaim orang terhadap buah karya yang ditorehkannya selama 4 tahun menahkodai Luwu. Pada peresmian Jembatan Sampeang, Sabtu (18/5) kemarin, secara tegas Mudzakkar dalam sambutannya mengatakan, Jembatan Sampeang dan Bendung To Mattope bukanlah proyek lanjutan.

“Beranilah dengan lapang dada mengakui kerja orang. Jangan suka mengklaim. Jembatan Sampeang dan Bendung To Mattope saya tegaskan bukan proyek lanjutan.  Tidak ada yang seperti itu. Ini adalah murni kerja kita semua,” tegas Mudzakkar alias Cakka yang disambut tepuk tangan para undangan sekitar 1500 orang yang hadir dalam acara tersebut.

Dijelaskan Cakka, Jembatan Sampeang dibangun dengan dana sekitar Rp 7 milyar dan Bendung Tomattope hingga kini telah menghabiskan anggaran Rp 116 miliyar.

“Untuk bendung To Mattope yang peletakan batu pertamanya tanggal 6 Mei 2010, masih ada anggaran sekitar Rp 20 milyar yang akan kita gunakan membangun jaringan-jaringan irigasinya. Dan perlu diketahui, baik jembatan maupun bendung saya tidak menggunakan dana APBD. Hampir sebahagian besar apa yang kita bangun selama 4 tahun ini semua bersumber dari dana APBN. Jangan pernah berharap Sampeang ini akan diaspal kalau jembatannya tidak dibangun terlebih dahulu dan membangun Luwu hanya mengandalkan APBD tidak akan pernah bisa,” kata Mudzakkar.

Cakka menandatangani batu peresmian Jembatan Sampeang disaksikan Kapolres Luwu, Alan Gerrit Abast dan Syaiful Alam.

Cakka menandatangani batu peresmian Jembatan Sampeang disaksikan Kapolres Luwu, Alan Gerrit Abast dan Syaiful Alam.

Sementara itu, Ketua Panitia Peresmian Jembatan Sampeang, Nadir mengatakan, apa yang telah dibangun Mudzakkar di Sampeang khususnya di Kecamatan Bajo, semestinya menjadi anugerah yang harus disyukuri. “Olehnya itu, kita masyarakat Bajo terutama Sampeang, sudah tidak ada alasan untuk tidak selalu bersama dengan bapak bupati sekarang ini. Mari saya mengajak kita buka mata dan hati. Jembatan yang dulunya hanya jembatan gantung dan terbengkalai selama beberapa tahun, kini menjelma menjadi salah satu jembatan megah di Luwu. Dulu kita takut sama banjir, sekarang dengan adanya Bendung To Mattope ketakutan itu sudah tidak ada lagi. Ini semua berkat perhatian Pak Mudzakkar dan dukungan kita semua sebagai masyarakat,” tegas Nadir.

 Acara yang di tempatkan di samping Bendung To Mattope ini, dihadiri Kapolres Luwu, AKBP Alan Gerrit Abast, Sekda Luwu, Syaiful Alam serta sejumlah kepala SKPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu. (@) 

   

        

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s